Tersimpan Sejak 1950-an, Fosil Katak Zaman Es di Los Angeles Ternyata Spesies Baru
0 0
Read Time:1 Minute, 46 Second

Los Angeles, Amerika Serikat – Koleksi fosil terkenal La Brea Tar Pits kembali menghasilkan kejutan. Para ilmuwan mengidentifikasi spesies katak Zaman Es baru yang diberi nama Spea labreae setelah memeriksa kembali tulang-tulang kecil yang telah tersimpan selama puluhan tahun.

Fosilnya Sudah Lama Ada di Museum

Penemuan ini tidak bermula dari penggalian baru.

Tulang-tulang Spea labreae sebenarnya telah berada dalam koleksi La Brea sejak dekade 1950-an. Peneliti kemudian memperhatikan karakter anatomi yang membedakannya dari spesies spadefoot toad yang sudah dikenal.

Artinya, spesies baru tersebut selama ini seperti “bersembunyi” di dalam koleksi museum.

Berasal dari Zaman Es

La Brea Tar Pits terkenal karena menyimpan fosil hewan dari zaman Pleistosen.

Kawasan ini telah menghasilkan sisa berbagai hewan purba yang pernah hidup di wilayah Los Angeles selama Zaman Es.

Namun, fosil amfibi sering berukuran jauh lebih kecil sehingga identifikasinya membutuhkan pemeriksaan detail.

Dalam kasus Spea labreae, perbedaan pada tulang akhirnya memberikan petunjuk bahwa ilmuwan sedang melihat spesies yang sebelumnya belum dikenali.

Penemuan Amfibi Punah Sangat Langka

Temuan tersebut semakin penting karena spesies amfibi Pleistosen yang benar-benar baru tergolong jarang.

Menurut Natural History Museum of Los Angeles County, Spea labreae merupakan salah satu dari sangat sedikit amfibi Pleistosen punah yang telah diidentifikasi di Amerika Utara.

Fosil kecil ini dapat membantu peneliti memahami perubahan ekosistem California selama ribuan tahun.

Katak Kecil Bisa Mengungkap Iklim Masa Lalu

Amfibi mempunyai hubungan erat dengan kondisi lingkungan.

Ketersediaan air, temperatur dan pola musim dapat menentukan wilayah tempat mereka mampu bertahan hidup.

Karena itu, mengetahui spesies katak yang pernah hidup di Los Angeles dapat membantu ilmuwan merekonstruksi seperti apa lingkungan California Selatan pada masa lalu.

Penemuan Spea labreae menunjukkan bahwa informasi penting mengenai Zaman Es tidak hanya datang dari mamut atau predator raksasa.

Tulang katak berukuran kecil pun dapat menyimpan petunjuk besar mengenai sejarah sebuah ekosistem.

Museum Masih Menyimpan Banyak Misteri

Kasus ini sekaligus menunjukkan nilai koleksi museum.

Teknik penelitian dan pengetahuan taksonomi terus berkembang. Fosil yang dianggap biasa puluhan tahun lalu dapat diperiksa kembali dan menghasilkan kesimpulan baru.

Itulah yang terjadi pada Spea labreae: dikumpulkan puluhan tahun lalu, tersimpan sejak 1950-an, kemudian pada 2026 akhirnya dikenali sebagai spesies tersendiri.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %