Hujan Ekstrem Hantam Jepang dan Korea Selatan, 115 Mm Turun Hanya dalam Satu Jam
0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second

TokyoHujan ekstrem Jepang dan Korea Selatan menjadi sorotan setelah curah hujan dengan intensitas sangat tinggi menyebabkan banjir, gangguan listrik, evakuasi, hingga masalah transportasi di sejumlah wilayah.

Di Kota Chiba dekat Tokyo, curah hujan pada 13 Agustus mencapai sekitar 115 mm hanya dalam satu jam. Kota Sakura yang berada tidak jauh dari sana juga mencatat sekitar 97 mm dalam periode yang sama.

Jepang Keluarkan Peringatan Level 5

Besarnya curah hujan membuat otoritas setempat mengeluarkan peringatan darurat level 5, tingkat peringatan tertinggi untuk hujan lebat.

Menurut laporan terbaru, ini merupakan pertama kalinya peringatan tersebut dikeluarkan sejak sistem itu diperkenalkan pada Mei.

Lebih dari 100.000 rumah tangga diminta melakukan evakuasi.

Sementara itu, lebih dari 20.000 rumah tangga di Prefektur Chiba sempat kehilangan pasokan listrik.

Ribuan Orang Terjebak di Bandara Narita

Dampaknya juga terasa pada sektor transportasi.

Ribuan penumpang dilaporkan terjebak di Bandara Internasional Narita akibat kondisi cuaca ekstrem dan gangguan perjalanan.

Badan Meteorologi Jepang menggambarkan curah hujan tersebut berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Hingga laporan terbaru, 13 orang dikonfirmasi meninggal dunia dan satu orang masih hilang akibat rangkaian hujan ekstrem tersebut.

Korea Selatan Juga Diguyur Hujan Rekor

Cuaca ekstrem tidak berhenti di Jepang.

Kota Geoje di Korea Selatan mencatat sekitar 124,5 mm hujan hanya dalam satu jam pada 17 Agustus.

Jumlah tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan catatan satu jam di Chiba.

Secara keseluruhan, lebih dari 400 mm hujan turun sepanjang malam di Geoje.

Ancaman Berikutnya Datang dari Pasifik

Situasi cuaca Asia Timur masih perlu diperhatikan.

Badai tropis Saudel berkembang di kawasan Pasifik dan diperkirakan dapat menguat menjadi topan sangat kuat. Jalurnya diproyeksikan mendekati Kepulauan Mariana Utara sebelum bergerak menuju kawasan Okinawa, Jepang.

Artinya, setelah menghadapi hujan ekstrem, sebagian kawasan Jepang kembali berpotensi menghadapi cuaca buruk.

Curah Hujan dalam Satu Jam Jadi Sorotan

Angka 115 mm hingga 124,5 mm hanya dalam satu jam menggambarkan intensitas hujan yang luar biasa.

Ketika air turun dalam jumlah sangat besar dalam waktu singkat, sistem drainase dapat kewalahan dan permukaan air meningkat cepat.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir bandang, longsor, kendaraan terjebak, hingga kerusakan infrastruktur.

Hujan ekstrem Jepang dan Korea Selatan kini menjadi salah satu peristiwa cuaca paling serius di Asia Timur pada Agustus 2026, terutama karena intensitas hujan yang mencapai tingkat pemecahan rekor di sejumlah lokasi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %