Air Terjun di Amerika Bisa Berubah Seperti Api, Fenomena “Firefall” Bikin Tebing Yosemite Menyala Oranye
0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Pemandangan tidak biasa dapat muncul di Yosemite National Park, California, Amerika Serikat. Pada kondisi tertentu, sebuah air terjun terlihat seolah berubah menjadi aliran lava atau api yang jatuh dari tebing.

Fenomena tersebut dikenal luas dengan nama Yosemite Firefall.

Bukan lava dan bukan pula api sungguhan. Warna merah hingga oranye terang muncul ketika cahaya Matahari menjelang terbenam mengenai Horsetail Fall pada sudut yang tepat.

Hasilnya sangat dramatis. Dari kejauhan, air yang jatuh dari tebing dapat terlihat seperti cairan panas bercahaya.

Cahaya Matahari Jadi Kunci Firefall

Fenomena Firefall tidak dapat terlihat setiap hari.

Beberapa kondisi harus terjadi secara bersamaan. Horsetail Fall harus memiliki aliran air yang cukup, langit di arah Matahari terbenam perlu relatif cerah dan posisi Matahari harus berada pada sudut yang tepat.

Ketika semuanya sesuai, cahaya Matahari sore menerangi air terjun sementara bagian tebing di sekitarnya terlihat jauh lebih gelap.

Kontras tersebut membuat aliran air tampak berwarna kuning, oranye hingga kemerahan.

Karena posisi Matahari berubah sepanjang tahun, kesempatan melihat efek tersebut biasanya dikaitkan dengan periode tertentu pada Februari.

Bisa Hilang Hanya Gara-Gara Awan

Inilah yang membuat Firefall sulit diprediksi secara sempurna.

Pengunjung dapat menunggu cukup lama, tetapi awan yang muncul menjelang Matahari terbenam bisa menghalangi cahaya dan membuat efek dramatis tersebut tidak terjadi.

Jumlah air juga berpengaruh.

Horsetail Fall merupakan air terjun musiman sehingga kondisi salju dan air menentukan seberapa jelas alirannya ketika periode Firefall tiba.

Artinya, berada di lokasi dan tanggal yang tepat belum tentu menjamin seseorang melihat pemandangan tersebut.

Bukan Lava yang Mengalir dari Tebing

Foto Firefall terkadang membuat orang yang pertama kali melihatnya mengira ada lava keluar dari pegunungan Yosemite.

Padahal prosesnya merupakan kombinasi antara air, cahaya, sudut Matahari dan kondisi lingkungan.

Airnya tetap berupa air biasa.

Warna spektakuler yang terlihat berasal dari pencahayaan alami ketika sinar Matahari mengenai aliran air pada momen yang tepat.

Fenomena tersebut sekaligus menjadi contoh bagaimana kondisi pencahayaan dapat mengubah penampilan sebuah lanskap secara drastis tanpa manipulasi digital.

Jadi Magnet Fotografer

Keunikan Firefall membuat Horsetail Fall menjadi salah satu objek fotografi alam yang terkenal di Yosemite.

Fotografer dan wisatawan dapat berkumpul untuk menunggu beberapa menit ketika cahaya Matahari menghasilkan warna paling kuat.

Namun momen terbaiknya relatif singkat.

Perubahan posisi Matahari atau datangnya awan dapat membuat warna terang tersebut menghilang dengan cepat.

Dari air terjun biasa pada siang hari menjadi aliran berwarna seperti api ketika senja, Yosemite Firefall menunjukkan bahwa alam terkadang mampu menghasilkan efek visual yang terlihat hampir mustahil.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %