Cuma dari Satu Tulang, Ilmuwan Temukan Spesies Dinosaurus Baru di Thailand
Kalasin, Thailand – Sebuah fosil tulang yang terlihat sederhana ternyata menyimpan identitas hewan raksasa yang hidup pada zaman Jurassic.
Dalam studi yang dipublikasikan di Scientific Reports, para peneliti mengidentifikasi fosil tersebut sebagai spesies dinosaurus sauropoda baru dan memberinya nama Uragasaurus kalasinensis.
Bukti Utamanya Hanya Satu Tulang
Inilah bagian yang membuat penemuannya menarik.
Spesies tersebut diidentifikasi terutama berdasarkan sebuah tulang belakang dorsal yang ditemukan dari Formasi Phu Kradung di Thailand timur laut.
Bagi orang biasa, benda tersebut mungkin hanya terlihat seperti batu berbentuk aneh.
Bagi paleontolog, detail kecil pada struktur tulang dapat menjadi seperti sidik jari.
BENTUK TULANG → TONJOLAN → RONGGA → PROPORSI → DIBANDINGKAN → IDENTITAS DINOSAURUS
Termasuk Keluarga Dinosaurus Berleher Superpanjang
Analisis menempatkan Uragasaurus kalasinensis dalam kelompok Mamenchisauridae.
Kelompok sauropoda ini terkenal karena memiliki leher yang sangat panjang dibandingkan ukuran tubuhnya.
Beberapa kerabatnya mempunyai deretan tulang leher luar biasa panjang sehingga siluetnya terlihat hampir tidak proporsional.
Fosilnya Berasal dari Thailand
Nama kalasinensis merujuk pada Kalasin, wilayah tempat material fosilnya ditemukan.
Penemuan tersebut penting karena memperluas bukti keberadaan mamenchisaurid di Asia Tenggara dan memberikan informasi tambahan mengenai penyebaran sauropoda di kawasan Asia pada masa Jurassic.
Thailand Zaman Jurassic Sangat Berbeda
Bayangkan Thailand bukan dengan Bangkok, jalan raya atau sawah.
Mundur lebih dari seratus juta tahun dan lanskapnya akan sangat berbeda.
Di wilayah yang kini menjadi Thailand, berbagai dinosaurus hidup di lingkungan purba sebelum akhirnya tulang mereka terkubur dalam sedimen.
Sedimen kemudian berubah menjadi batu.
DINOSAURUS MATI → TULANG TERKUBUR → SEDIMEN MENGERAS → JUTAAN TAHUN → FOSIL DITEMUKAN
Bagaimana Satu Tulang Bisa Cukup?
Menentukan spesies dari material terbatas membutuhkan kehati-hatian.
Paleontolog membandingkan anatomi fosil dengan dinosaurus lain yang sudah diketahui. Karakter tertentu pada tulang dapat menunjukkan hubungan evolusioner sekaligus kombinasi ciri yang membedakan hewan tersebut dari kerabatnya.
Karena itu, satu fosil yang informatif terkadang mempunyai nilai ilmiah jauh lebih besar daripada ukurannya.
Peta Dinosaurus Asia Tenggara Makin Lengkap
Temuan ini bukan sekadar menambahkan nama dinosaurus baru.
Setiap spesies membantu ilmuwan merekonstruksi bagaimana kelompok dinosaurus bermigrasi, berevolusi dan tersebar di Asia ketika konfigurasi benua berbeda dari sekarang.
Dan kali ini, sebuah tulang dari Kalasin memberi Thailand satu nama baru dalam sejarah dinosaurus:
URAGASAURUS KALASINENSIS.