Puluhan Tahun Tersimpan di Museum, Fosil Los Angeles Ternyata Spesies Baru Zaman Es
Los Angeles, Amerika Serikat – Penemuan spesies baru ternyata tidak selalu membutuhkan ekspedisi menuju hutan terpencil. Dalam kasus terbaru dari California, jawabannya justru selama ini tersimpan di dalam koleksi fosil museum.
Para ilmuwan meneliti kembali fosil amfibi dari La Brea Tar Pits dan menemukan karakter yang tidak cocok dengan spesies spadefoot yang telah dikenal.
Hasil penelitian menunjukkan fosil tersebut berasal dari spesies punah yang sebelumnya belum dideskripsikan. Namanya kemudian ditetapkan sebagai Spea labreae.
Fosilnya Sudah Lama Ada
Bagian paling menarik adalah fosil tersebut bukan baru saja digali pada 2026.
Materialnya telah berada dalam koleksi La Brea selama bertahun-tahun. Baru setelah ilmuwan melakukan pemeriksaan lebih terperinci, perbedaan anatominya mulai terlihat.
Artinya:
DIGALI → DISIMPAN → PULUHAN TAHUN BERLALU → DIPERIKSA ULANG → SPESIES BARU
Namanya Diambil dari La Brea
Nama Spea labreae merupakan penghormatan terhadap lokasi tempat fosil tersebut ditemukan.
Hewan ini termasuk spadefoot, kelompok amfibi yang memiliki adaptasi untuk menggali tanah.
Penemuan tersebut menambah gambaran mengenai keanekaragaman hewan yang hidup di wilayah Los Angeles selama Zaman Es.
La Brea Bukan Cuma Mammoth
La Brea Tar Pits terkenal karena fosil hewan besar seperti mammoth, dire wolf dan saber-toothed cat.
Namun, hewan kecil juga sangat penting.
Fosil katak, reptil, serangga dan organisme kecil dapat memberikan informasi mengenai temperatur, vegetasi, air serta kondisi lingkungan pada masa lalu.
Karena itu, seekor amfibi kecil bisa memberikan potongan informasi yang tidak kalah penting dibandingkan mammoth.
Museum Bisa Menyimpan Spesies yang Belum Diketahui
Kasus ini sekaligus memperlihatkan nilai besar koleksi museum.
Jutaan spesimen tersimpan di museum dan universitas di seluruh dunia. Sebagian dikumpulkan ketika teknologi analisis masih terbatas.
Ketika spesimen lama diperiksa menggunakan pengetahuan dan metode modern, identitasnya dapat berubah.
Dengan kata lain, spesies yang belum dikenal sains mungkin sudah berada di dalam laci museum saat ini.
Los Angeles Zaman Es Berbeda Total
Sulit membayangkan Los Angeles tanpa jalan bebas hambatan dan gedung pencakar langit.
Namun pada masa Pleistosen, kawasan tersebut dihuni komunitas hewan yang sangat berbeda.
Penemuan Spea labreae menambahkan satu penghuni baru ke dalam rekonstruksi ekosistem tersebut.
Yang membuat kisahnya menarik bukan ukuran hewannya, melainkan bagaimana penemuannya terjadi: fosilnya sudah ditemukan manusia sejak lama, tetapi identitas sebenarnya baru berhasil dibaca sekarang.